PEMBANGUNAN BOARDING SCHOOL MUALLIMIN MUHAMMADIYAH (BSMM) LOMBOK BARAT: INVESTASI PERADABAN UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN
PEMBANGUNAN BOARDING SCHOOL MUALLIMIN MUHAMMADIYAH (BSMM) LOMBOK BARAT: INVESTASI PERADABAN UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN
Penulis: Admin Pondok
Dipublikasi: 12 Juli 2026
Bismillahhirrahmanirrahim.
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
Lombok barat- pembangunan boarding school muallimin Muhammadiyah (BSMM) Lombok barat terus menunujukkan komitmen persyarikatan Muhammadiyah dalam menghadirkan Lembaga Pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berkemajuan. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, pengembangan BSMM dipandang sebagai investasi peradaban yang akan melahirkan generasi Islam berilmu, berkarakter, dan siap menjawab tantangan masa depan.
Dalam sambutannya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa BSMM diproyeksikan menjadi salah satu sekolah unggulan Muhammadiyah di NTB. Menurutnya, Muhammadiyah NTB tengah menyiapkan dua pusat Pendidikan unggulan, yaitu satu di pulau Lombok dan satu lagi di pulau sumbawa.
“Kita ingin BSMM tidak hanya dikenal sebagai pondok pesantren unggulan, tetapi juga menjadi sekolah unggulan Muhammadiyah yang mampu melahirkan kader-kader terbaik. Ke depan Muhammadiyah NTB akan memproyeksikan dua sekolah unggulan, satu berada di Lombok dan satu lagi di sumbawa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua PWM menyampaikan bahwa keberhasilan membangun Muhammadiyah tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, tetapi juga oleh budaya organisasi yang sehat. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga tiga hal (3K) dalam perjalanan persyarikatan, yakni menghindari konflik, korupsi, dan sikap kolot, yaitu cara berpikir yang menutup diri terhadap inovasi dan pembaruan.
“Konflik hanya akan menghambat gerak dakwah, korupsi merusak keperacayaan umat, sedangkan sikap kolot membuat organisasi kehilangan daya saing. Muhammdiyah harus terus menjadi Gerakan yang Bersatu, amanah, dan terbuka terhadap inovasi,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PWM juga menekankan bahwa pembangunan bsmm merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen persyarikatan muhammdiyah. Keberhasilan yang dicapai hari ini bukanlah hasil kerja seorang pemimpin semata, melainkan hasil sinergi yang melibatkan berbagai unsur muhammdiyah, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, majelis, amal usaha, hingga seluruh warga persyarikatan.
“Semua yang kita lihat hari ini adalah hasil gotong royong persyarikatan. Ini bukan keberhasilan Ketua PWM atau Ketua PDM semata, melainkan keberhasilan seluruh keluarga besar Muhammadiyah yang memiliki visi dan cita-cita yang sama dalam memajukan Pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan bsmm tidak boleh dipahami sebagai proyek pembangunan fisik semata. Menurutnya, setiap Gedung yang didirikan merupakan bagian dari ikhtiar besar Muhammadiyah dalam membangun peradaban melalui Pendidikan.
“Pembangunan Muallimin ini bukan sebuah proyek. Ini adalah Gerakan dakwah, Gerakan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan investasi jangka Panjang untuk melahirkan generasi islam yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pemimpin umat dan bangsa,” ungkapnya.
Melalui pembangunan yang berlangsung, Boarding School Muallimin Muhammadiyah (BSMM) Lombok Barat diharapkan menjadi kaderisasi Muhammadiyah yang melahirkan generasi berkemajuan, mengintegrasikan keunggulan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan karakter. Dengan semangat kolaborasi seluruh elemen Persyarikatan, BSMM diharapkan menjadi model Pendidikan Islam modern yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Nusa Tenggara Barat dan Indonesia.
Wa'alaikumsallam Warahmatullahi Wabarakatuh.